Newest Post

KUIS KOMDAT-JARKOM

| Kamis, 17 April 2014
Lihat Lebih Jelas

           SOAL
  1. TENTUKAN RUANGAN SERVER SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN DATABASE BERIKAN ALASAN
  2. TENTUKAN RUANGAN OPERATOR
  3. DAN ADA BERAPA OPERATOR
  4. MENGGUNAKAN MEDIA TRANSMISI APAKAH UNTUK SETIAP GEDUNG YANG BERJAUHAN
  5. TENTUKAN JENIS TOPOLOGI YANG DIGUNAKAN

JAWAB

Pada soal kali ini studi kasus saya berkonsentrasi ke sebuah Perusahaan yang memiliki 6 ruang yakni, Ruang HRD,Accounting, Publik, Costumer Service, dan Purchesing serta Ruag Server. Perusahaan ini menggunakan jenis perancangan jaringan Local Area Network (LAN) menggunakan topologi tree
Sebagai mana pada gambar dibawah ini:





1.      Server berada di ujung, hal ini dikarenakan Ruang Server menyimpan banyak data yang bersifat rahasia dan penting serta menyimpan database-database perusahaan yang tidak sembarang karyawan dapat mengakses.

2.      Pada dasarnya ruang Operator berada disemua ruang yang menempatkan komputer cient. Terlihat jelas digambar.

3.       Terdapat 5 ruang operator

4.      Untuk setap gedung yang berjauhan saya menggunakan Kabel UTP dengan panjang 360 Meter.

5.   Dalam membuat jaringan ini topologi yang digunakan adalah topologi tree (pohon). Alasan digunakannya topologi tree sebab dapat membentuk suatu kelompok yang dibutuhkan  setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.


Kekurangan topologi tree : 
  • Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
  • Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal-terminal dalam jaringan.
  • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
  • HUB menjadi elemen kritis. 


Kelebihan topologi tree :
  • Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
  • Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
  • Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur.
  • Perangkat terhubung pada pusat pengendali /HUB.
  • Tetapi HUB dibagi menjadi dua,central HUB,dan secondary HUB.
  • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
  • Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
 




KUIS KOMDAT-JARKOM

Posted by : Rendi Gustama
Date :Kamis, 17 April 2014
With 1 komentar:

DASAR-DASAR COMMAND PROMPT

| Kamis, 10 Oktober 2013
Lihat Lebih Jelas
Gua yakin lo semua pasti kalo buat folder baru tinggal klik kanan trus New kan?? udah ga jaman kali, apalagi kalo lo anak IT, lets try make new folder and all directory use CMD

1. Klik Start
2. Pilih Run
3. Klik CMD Kemudian Tekan Enter
Atau bisa juga dengan menekan tombol WinKey + R



Nanti Akan Tampil Seperti Gambar Dibawah:



Nah sekarang kita mulai belajarnya ya !!! tapi jangan di ejek ya soal nya aq pun baru belajar juga !!! : D
Untuk melihat perintah-perintah CMD internal dalam CMD klik help lalu tekan enter

Pindah Ke Drive Lain.
Disini kita mulai dengan pindah ke Drive. Contoh kita sekarang berada di drive C, kita mau pindah ke Drive D Ketikkan Perintah D: lalu tekan enter

Melihat Directory/Folder Aktif
Untuk melihat perintah-perintah DIR ketik aja DIR /? Lalu tekan enter nanti akan keluar perintah-perintahnya ketka kita ketikkan perintah DIR lalu  enter nenti akan keluar semua directory yang aktif. Bias juga dengan perintah DIR /AH lalu tekan enter nanti akan keluar folder-folder yang ber attribute hidden ataupun superhidden dan masih banyak lagi perintah-perintah yang lain yang lebih unik

Masuk Ke directory
MIsalnya kita mau masuk Ke folder coba yang berada di drive D: kita ketik CD coba atau bisa juga dengan mengetik CD lalu tekan tab nanti akan keluar daftar-daftar folder ataupun file yang aktif lalu tekan enter jika ingin kembali ke folder sebelumnya ketikkan CD .. lalu enter bias juga dengan perintah CD \ lalu enter.

Membuat Direcrory
Syntax penulisannya MKDIR drive nama_folder_yang_mau_dibuat contoh : Kita mau membuat folder dengan nama Deso di drive D: ketik aja MKDIR D:\LOOK tekan enter nah setelah selesai di enter coba lihat di Drive D: jika tidak ada kesalahan Pasti di drive D: ada folder yang bernama LOOK.



Menyalin file / mengcopy file
Syntaxnya COPY file_yang_mau_dicopy Alamat_tujuan. contoh kita ingin mengcopykan file gambarku.jpg yang berada di Drive D: di folder LOOK mau kita copikan ke drive C: Ketik COPY D:\LOOK\gambar.jpg C: lalu enter Nah kalau berhasil File gambar.jpg akan berada di Drive C:

Memindahkan File
Syntaxnya MOVE file_yang_mau_dicopy Alamat_tujuan. Contoh kita ingin memindahkan File tugas.doc yang berada di Drive D: mau kita pindahkan ke Drive D: Di folder Tugas. Ketikkan perintah MOVE D:\tugas.doc d:\Tugas kemudian tekan enter.

Membersihkan Layar
Setelah Mengetikkan perintah-perintah di atas pasti layer sudah penuh dengan tulisan-tulisan dengan perintah CLS lalu tekan enter Layar akan bersih tanpa noda seperti pakai rinso pembersih noda : D.

Mengubah Nama File
Mengubah nama file atau bahasa kerennya Rename. Misalnya kita mau merubah file daftar tugas.doc yang berada di Drive D: menjadi tugasku.doc ketik aja REN daftar tugas.doc tugasku.doc tekan enter Ya kalau berhasil nama filenya akan berubah tapi kalau belum ya anda belum beruntung silahkan coba lagi.

Menghapus File dan Folder
Syntax menghapus file Del Drive:\file yang akan dihapus dan syntax menghapus folder RMDIR Drive:\file yang akan dihapus. contoh kita ingin menghapus file table.doc di drive D: Ketik DEL d:\tabel.doc. dan menghapus folder Gambar Di Drive D: ketik RMDIR D:\gambar tekan enter

DASAR-DASAR COMMAND PROMPT

Posted by : Rendi Gustama
Date :Kamis, 10 Oktober 2013
With 0komentar

“BERMAIN” DENGAN UNIX

|
Lihat Lebih Jelas


Tidak beda dengan PC, sebelum UNIX dapat digunakan, workstation harus dihidupkan  terlebih  dulu.  Di  dalam  dunia  UNIX,  proses  ini  dinamakan  dengan “bootstrapping”.  Dalam  keadaan  OS  belum  beroperasi,  komputer  harus “menghidupkan” dirinya sendiri menggunakan bootstrap -nya. Bootstrap loader adalah suatu program yang dijalankan secara otomatis ketika komputer dihidupkan. Setelah melakukan beberapa pengujian hardware dasar – semacam Power-On Self Test (POST) di PC, bootstrap loader akan memuat dan meneruskan kendali ke suatu program yang lebih besar yang umumnya kemudian akan memuat OS ke memory sehingga komputer dapat digunakan.                   Bootstrap loader umumnya berdiam di  dalam  Read  Only  Memory  (ROM)  computer   semacam  Basic  Input  Output System (BIOS) di PC. Setiap produsen OS berbasis UNIX mempunyai karakteristik konfigurasi bootstrap loader yang berbeda.


Selama proses bootstrapping disingkat booting berjalan, kernel UNIX akan dimuat ke dalam memory dan mulai bekerja. Beberapa tugas inisialisasi dieksekusi dan sistem siap untuk dioperasikan oleh pengguna. Waktu boot adalah situasi  rawan  suatu  sistem  komputer.                        Banyak  kejadian  OS  tidak  muncul  dan komputer tidak dapat dioperasikan karena kegagalan booting yang disebabkan oleh kesalahan pada file-file konfigurasi, peralatan yang tidak terpasang atau tidak handal dan filesystem rusak.  Proses booting sangat tergantung pada hardware sehingga bila ada kegagalan tes hardware jangan harap dapat melihat prompt login muncul di layar monitor. Pada umumnya proses bootstrapping pada UNIX OS terdiri dari enam fase yang berbeda yakni :


Memuat dan menginisialisasi kernel. Biasanya ada dua tahap proses yang  dilakukan  selama  proses  pemuatan. Pada  tahap  pertama  suatu program boot kecil dimuat ke dalam memory dari hard drive atau tape. Program ini akan mengatur kernel yang akan dimuat.          Selanjutnya, kernel melakukan pengujian untuk memeriksa berapa banyak ruang memory yang tersedia. Pada sebagian besar sistem, kernel menampilkan pesan di console yang melaporkan jumlah memory fisik dan jumlah tersisa setelah kernel mengekstrak isinya.


Deteksi  dan  konfigurasi  device  (peralatan  yang  terpasang  pada workstation). Salah  satu  tugas  pertama  kernel  adalah  memeriksa lingkungan mesin untuk melihat hardware yang terpasang dan melakukan inisialisasi agar dikenal oleh UNIX. Setiap device yang ditemukan akan ditampilkan di layar console dalam bentuk kode-kode tertentu.


Pembuatan proses-proses sistem spontan. Dengan selesainya tahap ini, peran kernel pada proses bootstrapping telah lengkap, tetapi belum ada satu prosespun yang menangani operasi-operasi dasar seperti login atau sebagian besar proses latar belakang (daemon) telah dijalankan.         Semua tugas ini ditangani oleh init.


Intervensi operator (hanya pada single-user boot). Dilakukan bila ingin menggunakan mesin secara stand alone atau tidak terlibat di dalam jaringan komputer.


Eksekusi  script  startup  sistem. Beberapa  tugas  yang  sering dikerjakan dalam script inisialisasi ini adalah :


Mengatur nama komputer.

Mengatur zona waktu (timezone).

Memeriksa hard disk dengan perintah fsck (filesystem check).

Memasang (mounting) disk-disk sistem.

Membuang file dari directory /tmp.

Mengkonfigurasi antarmuka jaringan.

Menjalankan daemon dan program-program jaringan.

Menghidupkan account dan kuota.



Operasi  multi-user. Setelah  script  inisialisasi  dijalankan  dengan sempurna, sistem siap dioperasikan secara penuh kecuali tidak ada yang login  ke  sistem.  Agar dapat melakukan  login,  pengguna  harus  sudah mempunyai account  didalam  sistem   yang   telah diatur  oleh System Administrator.


Hal spesifik yang tidak ditemukan pada OS selain UNIX pada saat itu adalah fasilitas

login.  Fasilitas ini sangat berguna diantaranya :



Keamanan  sistem  dan  data dari  akses  yang  tidak diijinkan

(unauthorized access).

Pembatasan penggunaan fasilitas komputer oleh pemilik account pada komputer atau jaringan komputer tersebut.
Setiap  pemilik  account  hanya  dapat  menggunakan  semua  fasilitas yang didukung oleh account-nya.


Account adalah semacam alokasi ruang dan fasilitas yang berhak dimiliki oleh  setiap  pengguna  suatu  komputer  atau  jaringan  komputer. Hal  ini  dapat dianalogikan dengan seperti kita membuka rekening tabungan di bank, kita akan


mendapatkan sebuah buku tabungan, kartu ATM dan semua fasilitas yang didukung oleh jenis rekening yang dibuka tersebut. Kita hanya tahu apa yang ada di dalam account yang dimiliki, sedang account milik orang lain tidak bisa. Hanya ada satu pengguna  yang  mempunyai  keleluasaan  luar  biasa  untuk  merubah  konfigurasi sistem yang salah satunya adalah account pengguna, yakni superuser atau su. Dalam beberapa kasus su disebut juga dengan System Administrator atau sysadmin.


Untuk dapat memasuki sistem dan menggunakan faslitas yang diberikan, kita harus mampu menembus login.  Caranya ?  Dengan mengisi baris pesan password yang diberikan setelah login dengan password yang sesuai. Setiap pengguna yang mempunyai account umumnya telah membuat password sendiri.    Bila password yang diberikan tepat, maka  sistem  akan  melewatkan  pengguna  menuju  fasilitas berikutnya.  Pada beberapa versi UNIX seperti IRIX akan langsung memanggil X- Window dan menampilkan beberapa fasilitas seperti pop-up menu, console shell, application  windows  dan  beberapa  ikon. Dengan  munculnya  fasilitas-fasilitas tersebut, pengguna dapat mulai bekerja.  Tanpa mengetahui fungsi dari masing- masing  fasilitas  yang  ada  mustahil  dapat  bekerja  optimal  dengan  UNIX  OS. “Mission Impossible” ini dapat dilakukan bila kita telah mengenal konsep shell, filesystem dan permission yang akan dibahas pada naskah selanjutnya.

“BERMAIN” DENGAN UNIX

Posted by : Rendi Gustama
Date :
With 0komentar
Prev
▲Top▲